BPNNEWS.CO | LEBAK, — Kisah menginspirasi datang dari seorang warga Desa Karya Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, bernama Nana. Pria asal Kampung Garung itu nekat melakukan perjalanan luar biasa dengan berjalan kaki dari Lebak menuju Tanah Suci Mekah.
Keputusan Nana bukan tanpa alasan. Dengan penuh keyakinan dan tekad yang kuat, ia ingin menunaikan ibadah haji dengan cara yang berbeda dari kebanyakan jamaah pada umumnya. Perjalanan panjang ribuan kilometer yang akan ditempuhnya menjadi bentuk pengorbanan, kesabaran, dan bukti cinta mendalam kepada Sang Khalik.
Dari perhitungan jarak, perjalanan dari Indonesia menuju Arab Saudi mencapai lebih dari 8.000 kilometer. Jika dilakukan dengan berjalan kaki, Nana harus menempuh jalur darat lintas negara yang sangat panjang, mulai dari Asia Tenggara, India, Pakistan, hingga melintasi kawasan Timur Tengah sebelum akhirnya tiba di Mekah, Arab Saudi.
Diperkirakan, perjalanan ini bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, tergantung pada kondisi cuaca, akses perbatasan antarnegara, serta kesehatan fisik. Meski penuh risiko, tekad Nana yang kuat membuatnya mantap melangkah.
Warga sekitar menuturkan, keberangkatan Nana disambut haru sekaligus kagum. Banyak yang mendoakan agar langkahnya selalu diberi keselamatan dan kesehatan hingga sampai ke tujuan.
“Ini perjalanan spiritual yang sangat langka dan penuh makna. Semoga beliau diberi kelancaran dan bisa kembali ke kampung halaman dalam keadaan selamat,” ungkap salah seorang warga.
Tradisi perjalanan ke Tanah Suci dengan berjalan kaki memang sangat jarang ditemui di era modern. Namun, kisah Nana menjadi bukti bahwa tekad dan keimanan dapat mengalahkan keterbatasan. Perjalanannya sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah bukan hanya soal tujuan akhir, tetapi juga perjalanan penuh ujian yang dijalani dengan kesungguhan hati.
















