BPNNEWS.CO | SUKABUMI,— Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana tanah longsor dan banjir di sedikitnya sembilan kecamatan. Kondisi tersebut memicu kerusakan infrastruktur serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa sejumlah laporan kejadian telah diterima sejak hujan deras berlangsung secara terus-menerus, terutama di wilayah dengan kontur tanah labil dan daerah aliran sungai.
Petugas BPBD bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan pemerintah desa langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, pendataan dampak, serta membuka akses jalan yang tertutup material longsor.
Beberapa kecamatan yang terdampak bencana di antaranya Warungkiara, Caringin, Cibadak, Ciemas, Cikembar, Simpenan, serta sejumlah wilayah lain di bagian selatan dan tengah Kabupaten Sukabumi. Longsor dilaporkan menutup badan jalan, merusak saluran irigasi, hingga menyebabkan jembatan desa tidak dapat difungsikan.
Selain longsor, banjir juga merendam permukiman warga di beberapa titik. Bahkan, terdapat laporan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus air, sehingga penghuni terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material masih dalam proses pendataan. Fokus utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemulihan akses vital.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai. Apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi dalam durasi lama, warga diminta segera mengungsi dan melaporkan kondisi darurat ke aparat setempat.
“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda alam dan selalu mengikuti arahan petugas,” ujar perwakilan BPBD dalam keterangannya.
—
| Reporter: Kang Yana|
| Editor: Redaksi |
| Sumber: bpnnews |
















