BPNNEWS.CO | KOTA TANGERANG,— Seorang mantan wakil kepala sekolah berinisial SY di salah satu SMP Negeri di Kota Tangerang terseret kasus dugaan pencabulan terhadap dua anak di bawah umur. Perkara ini kini tengah ditangani Polres Metro Tangerang Kota setelah adanya laporan resmi dari pihak keluarga korban.
Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono, membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, sudah ada dua anak yang mengaku menjadi korban, meskipun salah satunya tidak membuat laporan karena masih memiliki hubungan keluarga dengan terlapor.
“Yang sudah mengaku ada dua orang. Anak yang terakhir datang hanya memberikan keterangan sebagai saksi karena pelaku masih pamannya,” jelas Prapto, Jumat (22/8/2025).
Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik, termasuk para korban beserta orang tuanya. Salah satu korban, RA, diduga dicabuli lebih dari satu kali di ruang kerja SY ketika masih menjabat sebagai wakil kepala sekolah.
Kuasa hukum korban, Tiara Ramadhani Nasution, menjelaskan bahwa aksi bejat itu terjadi saat RA masih duduk di kelas 7 pada Mei 2025. “Korban sempat dibawa ke ruang UKS karena mengalami kecelakaan kecil, tapi malah diarahkan ke ruang wakil kepala sekolah dan dicabuli. Perbuatan itu diulangi hingga tiga kali, bahkan yang terakhir kondisinya lebih parah,” ungkap Tiara.
Merasa anaknya menjadi korban, orang tua RA akhirnya melaporkan SY ke Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu (25/6/2025). Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, sementara korban sudah dipindahkan ke sekolah lain dan tengah menjalani pendampingan serta pemulihan psikologis.
//red
















