BPNNEWS.CO | KOTA TANGERANG,— Semarak kemerdekaan begitu terasa di lingkungan SDN Cimone 3 dan SDN Cimone 6. Menjelang detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 80, SDN Cimone 3 lebih dahulu menggelar rangkaian perlombaan selama tiga hari berturut-turut.
Suasana penuh keceriaan mewarnai setiap lomba yang digelar. Bukan hanya siswa-siswi yang antusias mengikuti berbagai kegiatan, para dewan guru, orang tua murid, hingga Kepala Sekolah SDN Cimone 3 turut serta memeriahkan acara tersebut. Kehangatan kebersamaan antara murid, guru, dan orang tua menambah semarak perlombaan, menciptakan suasana meriah sekaligus haru.
Puncak peringatan kemudian digelar melalui upacara bendera gabungan SDN Cimone 3 dan SDN Cimone 6 yang berlangsung pada Minggu pagi, 17 Agustus 2025. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 dan berlangsung khidmat.
Dalam pelaksanaan upacara ini, seluruh petugas berasal dari gabungan guru-guru SDN Cimone 3 dan SDN Cimone 6. Bertindak sebagai pimpinan upacara adalah Pa Bakiudin, yang memimpin jalannya prosesi dengan penuh wibawa.
Upacara diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 dari kedua sekolah. Momen kebangsaan semakin terasa istimewa dengan iringan tim marching band SDN Cimone 3, yang menambah nuansa heroik dan penuh semangat dalam setiap langkah pengibaran bendera Merah Putih.
Kepala SDN Cimone 3, Ibu Sulastri, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kekompakan yang terjalin dalam perayaan HUT RI ke 80 tahun ini.
“Kami merasa bahagia melihat semangat seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua yang begitu antusias. Perlombaan selama tiga hari kemarin bukan hanya soal kemenangan, tapi lebih kepada kebersamaan dan kekeluargaan. Hari ini, saat upacara berlangsung, kita semua diingatkan kembali akan arti perjuangan dan rasa cinta kepada tanah air. Semoga semangat ini bisa terus tertanam dalam diri anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Perpaduan kemeriahan perlombaan sebelumnya dengan kekhidmatan upacara bendera di hari peringatan kemerdekaan menjadi simbol nyata semangat gotong royong dan nasionalisme di lingkungan pendidikan.
Acara ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam diri generasi penerus bangsa, yang sejak dini dididik untuk mencintai tanah air serta menjaga persatuan dan kebersamaan.
(Red/Tommy)

















Respon (1)